Catatan Bunda Iin

  • Cerita Pendek /
    17 Mar 2017

    Ponsel Tua Yang Hilang

    “Sebentar, saya masukkan dulu nomornya? Berapa tadi, San?” tanya Pak Hendra, sambil menekan-nekan tombol ponsel. Aku mengulang sekali lagi sambil tertawa kecil. Kulirik ponsel kecil mungil berwarna putih kusam di tangannya. Heran sih, kenapa ponsel keluaran sepuluh tahun lalu itu masih dipakai seorang Direktur Marketing. Ponsel yang hanya bisa dipakai untuk menelepon, menerima telepon, dan sms saja. Padahal gara-gara ponsel kunonya aku sering kerepotan. Beberapa kali aku bilang pada Pak Hendra, untuk menggunakan ponsel pintar. Setidaknya dia tidak perlu repot mencatat informasi penting yang disampaikan klien via telepon, tinggal rekam dan masalah selesai. Ia bisa menerima telepon dalam keadaan apapun. Yang terjadi sebaliknya, saat menyetir dan tiba-tiba ada klien menelpon, P
  • Psikologi /
    28 Dec 2016

    Virus Bahagia

    Suatu hari, internet di rumah tidak bisa digunakan seperti biasa. Padahal di saat yang sama saya sedang membutuhkannya untuk mengirim sebuah pekerjaan penting ke kantor. Tapi akibat internet yang tiba-tiba ngadat, akhirnya saya harus berjuang di tengah kemacetan mengantar dokumen penting yang sudah ditunggu. Tentulah hal ini menyebabkan saya jadi kesal. Apalagi ditambah dengan respon customer service yang teramat lambat (menurut saya sih… ) maka jadilah saya marah-marah saat menghubungi Customer Service provider internet yang saya gunakan. Meski kemarahan itu masih dalam batas wajar, tapi tetap saja marah ya marah. Di lain waktu, saya terpaksa menahan geram ketika saat berhenti di lampu merah tiba-tiba kaki yang sedang menjadi penyeimbang motor ditindih kaki orang lain yang ternya
  • Parenting /
    3 Dec 2015

    Pekerjaan, Piknik dan Me Time Seorang Ibu

    Beberapa hari ini berseliweran broadcast message berupa statement bernada keluhan tentang piknik untuk ibu rumah tangga. Kebetulan saya pernah menulis salah satu pengalaman pribadi seputar masalah tersebut, yang mudah-mudahan bisa diambil manfaatnya. Jadi Ibu rumah tangga atau ibu bekerja, dua-duanya sudah pernah saya alami. Ya jadi emak sambil kerja, ya jadi emak tak bekerja sama sekali pun pernah. Lalu apa untung ruginya? Sebenarnya sudah berkali-kali saya membahasnya, dua-duanya tentu saja ada untung ruginya. Pekerjaan apapun di dunia ini, selama itu halal, maka semuanya baik. Sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan kita hampir tak ada kata berhenti karena jam kerja yang tak pasti dan pekerjaan yang takkan pernah habis. Tapi sebagai ibu bekerja, meski ada jam kerja dan job description yang
  • Pendidikan / Parenting /
    22 Dec 2014

    1. Membangun Sabar

    Sikap sabar dibangun dan diawali dengan proses pendewasaan diri. Semakin dewasa sikap seseorang menghadapi masalah, maka semakin baik ia mengaplikasikan kesabaran dalam menyelesaikan masalahnya. Pendewasaaan diri sendiri dibangun dengan memberikan rasa percaya pada kemampuan diri sendiri sebagai dasar penting. Percaya diri akan menjadi jalan terbaik menuju pendewasaan diri, karena semua solusi akan masalah bisa ditemukan. Lalu bagaimana membangun rasa percaya diri itu? Tentu saja dengan pengalaman dan pengetahuan. Penting buat semua Ibu, baik yang bekerja ataupun tidak, untuk tetap terus belajar baik dari pengalaman yang ia miliki ataupun pengalaman dari orang-orang di sekitarnya. Sedangkan memperkaya pengetahuan bahkan untuk sesuatu yang amat sangat simple juga wajib dilakukan secara kon
  • Parenting /
    22 Dec 2014

    8. Bekerja Bersama Seluruh Anggota Keluarga

    Untuk mengurangi beban pekerjaan rumah tangga yang akan bertambah seiring waktu, maka libatkanlah anggota keluarga untuk ikut membantu dalam urusan pekerjaan rumah tangga. Anggota keluarga pertama yang bisa dimintai tolong tentu saja suami. Pelan-pelan bicarakan dengannya untuk mulai berbagi tugas. Di zaman modern ini, suatu hal biasa bagi seorang Ayah untuk ikut menggendong putra atau putrinya. Bukan hal aneh pula melihat seorang Ayah membantu mencuci piring atau memasak bagi keluarga. Di rumah kami, pekerjaan rumah tangga bukanlah tanggung jawab satu orang saja. Ayah mengambil tugas-tugas rumah tangga saat saya tengah bekerja menyelesaikan tulisan atau saat ke kampus. Tapi ketika ban motor perlu diganti atau saat Ayah tak punya waktu untuk mengecat pagar, saya pun mengerjakan sendiri de
  • Karya Fiksi / Cerita Pendek / Cerpen Keluarga /
    8 Dec 2014

    Rumah Tangga : Bodoh & Idiot

    Bingung seakan tak berujung saat mengaitkan dua alis mataku seakan-akan mereka bertemu kalau lagi berpikir keras seperti sekarang. Aku berharap kekuatan berpikirku akan bertambah dua kali lipat kalau melakukannya. Setidaknya aku bisa menemukan jawaban dari kebingungan yang berputar-putar memenuhi otak. “Tante bodoh, ” jawab Tante Dessy spontan. “Dan Om idiot, ” timpal Om Burhan menyusul istrinya. Sebelumnya keduanya tertawa bersamaan. Maksudnya apa? Padahal aku bertanya apa rahasia kemesraan mereka yang seperti tidak pernah luntur walaupun waktu berlalu lebih dari tiga puluh tahun itu. Tapi mereka justru menjawab dengan dua kalimat singkat yang membingungkan itu. Sampai pagi ini pun, aku masih belum bisa memahami makna di balik jawaban itu. “Pagi-pagi b
  • Review /
    14 Apr 2014

    Klub Pecinta Tupperware Ezy Living Club

    Jangan tanya berapa kali saya pusing kalau sedang piknik. Niatnya sih supaya hemat, saya membawa keranjang bekal dari rumah untuk makan siang keluarga. Apalagi kalau sudah berenang, anak-anak biasanya cepat sekali kelaparan. Kalau menuruti keinginan mereka, uang jajan untuk piknik takkan cukup untuk memenuhi selera mereka yang cukup besar. Tapi masalahnya, karena ingin menyediakan makanan terbaik, seringkali saya justru jadi kebingungan karena makanan masih terlalu panas dan takutnya malah tumpah ke mana-mana kalau dibawa ke sana-sini. Kalau dimasukkan dalam plastik biasa, nanti malah pecah. Saat itulah, saya mulai mencari pilihan kotak makan yang benar-benar sesuai untuk keluarga. Saya berkenalan dengan produk Tupperware sekitar dua belas tahun lalu, saat putri pertama saya lahir. Saat i
  • Psikologi / Pernikahan /
    25 Jan 2014

    Menikah, Bertahan Tapi Tak Bahagia (1)

    Setelah menikah, setiap pasangan pasti memiliki keinginan yang berbeda-beda. Ada yang ingin cepat-cepat merasakan enaknya berbagi dengan pasangan, ada yang ingin cepat memiliki momongan, ada yang ingin melepaskan masa-masa kesendirian tanpa kasih sayang. Tapi semuanya memiliki inti yang sama. Ingin bahagia. Di Indonesia, masih ada nilai-nilai lain yang ikut mempengaruhi kultur masyarakatnya terutama yang sudah berumah tangga. Nilai kekeluargaan yang dekat satu sama lain bahkan setelah menikah. Saat ini kata perceraian masih sangat ditabukan bahkan masih sering dianggap sebagai tindakan yang salah, meskipun dalam agama sendiri bukanlah sesuatu yang diharamkan. Suatu ketika, saya pernah membahas tentang perceraian bersama para keluarga sepuh yang berpengalaman. Dari mereka, justru timbul ke
  • Pernikahan /
    23 Jan 2014

    Memilih Pasangan

    Setiap kali usia bertambah, baik untuk perempuan ataupun laki-laki, ada periode-periode yang harus dilewati. Masa kanak-kanak, remaja hingga memilih pasangan untuk membangun keluarga. Keluarga yang diharapkan akan menurunkan kebaikan-kebaikan bagi sekitarnya, tak hanya bagi dirinya sendiri. Tapi tak semua orang menjalani proses itu dengan mudah. Memilih pasangan tidak semudah memilih pakaian yang begitu terasa enak dipandang dan nyaman dipakai akan langsung dibeli. Atau menjalani kehidupan seperti menonton film drama yang bisa ditentukan ending-nya akan berakhir bahagia atau sedih. Sebagai manusia, ada beberapa hal yang ditentukan Yang Maha Kuasa. Jodoh, rezeki, kelahiran dan kematian adalah rahasia yang takkan pernah bisa diduga. Ada yang bilang memilih jodoh itu bagai berjudi. Salah pil
  • Gaya Hidup /
    9 Aug 2012

    Tips Mengatur Pekerjaan Rumah Tangga

    [ Lebaran hampir tiba. Biasanya yang paling pusing menghadapi hari besar itu justru para Ibu rumah tangga. Pembantu yang mudik, pekerjaan yang makin bertambah karena semua anggota keluarga berkumpul dan tentu saja berbagai pekerjaan rumah tangga yang tadinya tak pernah ditangani sendiri, kini terpaksa diambil alih semuanya. Berikut ini tips mengatur pekerjaan rumah tangga (berdasarkan pengalaman pribadi) agar tak menjadi kacau balau. Seperti bekerja di kantor, mengatur pekerjaan di rumah pun perlu perencanaan. Semoga berguna ya Bunda :) Persiapan & rencana Rencanakan apa yang akan anda lakukan sebelumnya dan menyiapkan apa yang menjadi bahan pelengkapnya. Misalkan untuk laundry, anda bisa mulai mengumpulkan pakaian di malam hari dan mulai memilih-milih sesuai jenisnya untuk dicuci k

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia