Catatan Bunda Iin

  • Kenangan / Parenting / Cerpen Remaja /
    10 Aug 2017

    Tatapan Yang Merindukan

    Mal tak terlalu ramai hari Minggu itu. Mungkin karena kami datang saat masih pagi. Aku tak terlalu suka keramaian, jadi kupilih pagi hari setiap kali berkunjung ke Mal. Di pagi hari seperti ini, hanya ada para penjual di counter-counter yang sibuk menyiapkan dagangannya. Satu dua orang yang berlalu lalang, hanya sedikit yang benar-benar pengunjung. Sisanya adalah karyawan atau karyawati dari jajaran toko dan restoran yang memenuhi mal itu. “Ma, kita makan dulu atau langsung nonton?” tanya putriku. Telunjukku menunjuk ke atas, “Nonton aja dulu. Kan baru sarapan. Kita beli milkshake aja gimana?” Putriku mengangguk setuju. Seperti biasa, tangannya menyelip menggenggam tanganku. Di rumah, kami jarang melakukan seperti itu. Kebiasaan saja. Tadinya untuk keamanan dirin
  • Psikologi / Pendidikan / Parenting /
    13 May 2016

    Pasca Ujian Nasional, Ujian Mental Orangtua

    Bulan Mei tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya adalah saat ujian Nasional sekolah diadakan. Selain persiapan yang dilakukan sejak hari pertama masuk sekolah tahun ajaran dimulai, banyak faktor pendukung lain yang juga dilakukan oleh semua pihak yang berkaitan. Tak usahlah kita bicara tentang persiapan sebelum ujian, karena sebagian dari anak-anak sudah melewatinya. Tinggal Ujian Akhir Sekolah Berstandar Daerah untuk SD yang baru akan dilaksanakan minggu depan. Sekarang adalah masa setelah ujian berlangsung. Masa penantian baik bagi orangtua maupun anak. Berbeda dengan dulu, saat ini hasil ujian Nasional menentukan benar jalan pendidikan bagi seorang anak. Dengan nilai yang tinggi dan bagus, seorang anak bisa menentukan dengan mudah sekolah yang ia inginkan. Sedangkan mereka yang tidak
  • Psikologi / Parenting /
    9 Feb 2016

    Anak dan Dunia Yang Kulindungi

    Belakangan saya melihat kepanikan para orangtua muncul, takut anak-anak mereka mengalami hal-hal mengerikan seperti yang diberitakan di televisi. Beberapa sahabat bahkan meminta tips pada saya bagaimana mengatasi agar mereka bisa melindungi anak-anak mereka. Mereka bahkan meminta diajari caranya dengan detail. Satu yang saya tahu… sekolah menjadi orangtua itu tak ada. Tapi setiap hari, sejak kita menjadi ibu atau ayah, kita sedang belajar sebagai orangtua. Kita akan belajar dari pengalaman pribadi bahkan mungkin dari teman-teman. Tapi pengalaman itu tak selalu sama, dan tak selalu harus kita alami. Pentingnya belajar dari pengalaman itulah, yang membuat saya jarang menulis tentang anak-anak secara ilmiah meski basic pendidikan saya adalah psikologi. Saya lebih suka menuangkan pengal
  • Parenting /
    13 Jun 2015

    Janji dan Amanah

    “Kalau Ade tampil dengan baik dan menang, hadiahnya main di F*******” “Kalau kalah?” “Asal Ade tampilnya tetap baik dan sesuai latihan, walaupun kalah Mama bakal kasih… coklat.” “Bener ya Mak? Janji loh?” “Janji!” Dan tandatangan pinky promise pun disegel Ade. Itu cara saya ketika membujuk Ade untuk melakukan sesuatu dengan benar. Karena dia sering ikut lomba, seringkali hal-hal terjadi tidak terduga. Entah karena terlalu lama menunggu giliran tampil, atau karena terlalu banyak orang. Seperti Emak, Ade juga kurang nyaman berada di keramaian. Akhirnya kalau tidak ngambek tampil, ya marah-marah gak karuan. Wajar kalau anak-anak seusia Ade bertingkah sedikit, seperti ngambek atau marah. Bahkan pernah ia menangis hany
  • Cerita Pendek /
    23 Jan 2015

    Anak Yang Bahagia

    Sebelum aku membuka pintu, aku sudah tahu pemandangan seperti apa yang akan kulihat di dalam kamar putriku. Pelan-pelan kubuka pintu berwarna krem itu. Ia di sana. Duduk di atas kursi berwarna hitam, menulis sesuatu di meja belajarnya. Tumpukan buku tersusun rapi di sisi kanannya. Sementara tiga buah buku terbuka lebar di sebelah kirinya. Seperti yang kuduga, putriku sedang belajar. Kamar Tiara selalu rapi. Tempat tidur tanpa kerutan sprai sama sekali, di atasnya berjajar rapi bantal dan guling ditambah boneka-boneka bantal yang berasal dari beberapa hadiah saat hari ulangtahunnya. Tiga buah rak buku setinggi tubuhku dipenuhi berbagai buku-buku yang tersusun sesuai dengan genrenya. Di dekat pintu, sebuah drum set berukuran besar terletak dalam posisi ditutupi sebuah kain berwarna hijau
  • Parenting /
    22 Dec 2014

    6. Kencan - Date With The Love Ones

    Banyak Ibu yang merasa anak pertamanya akan semakin sulit diatur ketika adiknya lahir. Ibu kewalahan menghadapi sikap Kakak yang kadangkala di luar kebiasaan. Mereka bukannya tak tahu kalau si Kakak merasakan kurangnya perhatian Ibu padanya. Tapi bagaimana mungkin melakukannya kalau si Adik juga tak bisa dilepaskan karena masih sangat tergantung pada Ibu? Jawaban saya adalah kencan. Kencan bukan hanya untuk pacar atau kekasih. Tapi berkencan dengan anak-anak juga penting. Tidak perlu lama, tapi buatlah menjadi acara berkualitas. Cara pengaturannya adalah memastikan kebutuhan si Adik terpenuhi semuanya. Kalau bisa ditinggal di rumah, maka tinggalkanlah si Adik bersama orang yang dipercaya di rumah, tepat saat si Adik biasanya tidur siang. Selanjutnya, pilih tempat-tempat yang sudah pasti
  • Parenting /
    22 Dec 2014

    2. Tidak Lapar, Tidak Lelah dan Tidak Mengantuk

    Tiga hal itu selalu menjadi tips saya tiap kali seseorang bertanya bagaimana membuat ketiga anak saya tampak tenang dan jarang rewel. Mungkin sebagian berpikir tiga hal itu ditujukan hanya untuk anak-anak, tapi buat saya tidak. Tiga hal itu juga berlaku buat si Ibu. Utamanya malah harus si Ibu, karena Ibu yang lelah, kurang tidur dan lapar biasanya cenderung cepat marah dan kurang sabar. Kebiasaan menjaga tiga faktor tersebut bisa dijalani jika seorang Ibu menjalani hidup dengan disiplin. Disiplin makan, tidur dan istirahat. Kelak kebiasaan ini juga akan menulari anak-anak dan mungkin suaminya. Makanya ada istilah bahwa Ibu adalah pilar rumah tangga. Sedangkan kalau sedang berdiet atau menjalani puasa, seorang Ibu harus membuat solusi atau trik sendiri jika anak berlaku buruk atau rewel a
  • Psikologi / Parenting /
    24 Nov 2014

    Membandingkan Anak, Baik atau Buruk?

    Ini adalah salah satu kasus psikologi tentang anak yang ditulis seorang psikolog. Kasusnya cukup menarik, dan memang sering terjadi di sekitar kita. Semoga bermanfaat.   Sebagai orang dewasa, kita mungkin tak berpikir bahwa kadang-kadang kita menjadi orang yang egois. Kita berpikir seakan-akan mengenal seseorang dengan baik, apalagi kalau dia hanya seorang anak. Kita mengira bahwa pendapat kitalah yang paling benar. Padahal, hal itu tak selalu benar. Sebagai orang dewasa, kita juga bisa salah. Terutama dalam memperlakukan anak-anak. Kadang-kadang pula, sebelum bertemu orang atau anak yang diceritakan, kita sudah lebih dulu menghakimi mereka sesuai dengan apa yang diceritakan orang lain pada kita. Pada kasus anak remaja bermasalah yang baru-baru ini diberitahukan ke saya, saya menem
  • Parenting / Pendidikan /
    29 Oct 2014

    Dunia Remaja : Perhatian & Kasih Sayang

    Saat anak menginjak remaja, masih perlukah ia akan kasih sayang dan perhatian?? Tan! Cek wattpadku yaa aku nulis tuh. Komen, komen pls Bbm bernada manja itu dari salah satu sahabat kecil saya, salah satu teman Kakak (panggilan untuk putri saya) yang kemudian menjadi sahabat saya juga. Tanpa menjawab bbm itu, saya langsung mengecek wattpad. Padahal posisi saat itu sedang berada di depan sekolah Ade, menanti jam sekolahnya usai. Cerita fiksi karya sahabat kecil saya itu menarik, siapapun pasti tahu pengarangnya seorang remaja karena ceritanya yang jelas-jelas berbahasa remaja. Meski temanya tidak fokus dan ceritanya berkembang terlalu lebar, tapi yang menarik adalah ceritanya yang fantasi banget. Perlu imajinasi tinggi untuk bisa menulis cerita khayalan yang luar biasa itu. Dan saya membala
  • Parenting /
    30 Dec 2012

    Berlibur Sambil Belajar & Tetap Bertanggungjawab

    Ada beberapa hal yang saya pelajari saat berlibur bersama keluarga. Dan sayangnya masih jadi perhatian nomor kesekian dari beberapa keluarga.Sebahagia apapun saat kita berkumpul, senorak-norak apapun kita saat baru tahu sebuah tempat liburan baru (uhumm…. kami sekeluarga juga sering kok) Pleaseee… tolong, mohon, sekali lagi utamakanlah keselamatan anggota keluarga. Lalu keselamatan orang lain di sekitar anda… Kita tak perlu bertaruh nyawa atau jiwa anak, hanya agar anak terlihat berani oleh orang lain yang bahkan mungkin tak memikirkannya.Contohnya : Jika anak takut air, jangan dipaksa ikut menikmati air laut. Jika anak takut ketinggian, jangan dipaksa ikut menikmati flying fox.Semua hal dalam hidup seorang anak perlu step-step yang harus dilewati orangtua, juga termas

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia