Catatan Bunda Iin

  • Cerita Pendek /
    13 Jun 2017

    Al Qur'an yang Usang

    Panas menyengat tak diindahkan oleh Ummi Syifa. Ia terus berjalan dengan bergegas menaiki tangga demi tangga hingga ke lantai empat. Suasana sudah sepi, sepanjang lorong lantai empat sudah tak ada lagi murid-murid yang berkeliaran. Bel masuk sudah terdengar sejak sepuluh menit yang lalu dan Ummi Syifa terlambat karena tadi ia harus menemui Kepala Sekolah. Pikiran Ummi sedang bercabang. Kabar yang ia dengar sungguh mengejutkan. Tapi saat ini ia harus mengajar dan ia tak mungkin meninggalkan murid-muridnya begitu saja. Apapun yang terjadi, Ummi ingin tetap tenang. Ummi tiba di depan pintu kelas 7, satu helaan napas keras terdengar sebelum ia berdehem dan mengucap salam sembari membuka pintu, “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” “Wa’alaikum salam wa
  • Kenangan / Cerpen Remaja / Cerita Pendek /
    23 May 2017

    Album Foto Kenangan Sahabatku

    Album Foto Kenangan Sahabatku Suara ponsel tiba-tiba terdengar nyaring memecah keheningan. Aku menatap putriku, dan ia dengan sigap mengambilkan ponsel yang sedang di-charge itu. Begitu ia menyerahkannya, aku langsung melirik nomor yang tertera. Tak ada nama atau foto yang muncul, hanya sederet nomor yang baru kulihat. Dengan penuh tanda tanya, kutatap lama layar monitor ponsel. “Kenapa Ma? Gak kenal?” tanya putriku. Aku mengangguk dan menyerahkan kembali ponsel itu padanya. Kali ini putriku tak menunggu, ia menggeser tombol hijau di layar untuk menerima. Lalu ia berjalan keluar, keluar dari ruang kerjaku sambil bicara. Aku tak lagi peduli, memilih untuk melanjutkan pekerjaan. Tak sampai lima menit, putriku kembali. Telepon telah ditutup. “Ma, itu tadi nama Ineke. Kata
  • Cerita Pendek /
    14 Nov 2016

    Kisah Raja, Sang Pahlawan Sejati

    Di negeri nan jauh, tersebutlah sebuah kerajaan yang memiliki keindahan alam luar biasa bernama Uthopia. Di negeri indah nan elok itu, hiduplah seorang raja. Raja itu memerintah rakyatnya dengan adil dan bijaksana. Rakyatnya hidup tentram, sejahtera dan damai. Dibantu oleh para Menteri dan pembesar kerajaan, Raja membuat negeri indah itu tak hanya kaya akan hasil bumi dan wisata negerinya, tapi juga berhasil membuat setiap orang yang tinggal di negeri itu merasa bahagia. Sayangnya sudah lama sang Raja selalu merasa gundah. Meski ia memiliki Ratu yang cantik dan baik hati, tapi mereka tidak berputra. Sudah banyak dokter yang berusaha mengobati sang Ratu, namun Ratu tak kunjung hamil. Ratu yang juga sangat sedih pun sempat meminta Raja untuk mencari istri yang lain. Tapi Raja menolak. Raja
  • Cerita Pendek /
    5 Sep 2016

    For You, Love!

    Hari masih sangat pagi ketika aku berjalan menuju gedung itu dengan tubuh gemetar. Tiga lapis pakaian ditambah jaket panjang berwarna pink pastel yang kemarin dibelikan Nona Lee tetap tak cukup membuat tubuhku berhenti gemetar, terutama di bagian lutut. Sepagi ini memang belum banyak orang-orang yang datang ataupun berlalu lalang di jalanan kota yang beku. Musim dingin adalah musimnya orang malas kemana-mana, begitu kata temanku yang bekerja di kota ini hampir lima tahun. Aku menaikkan krah jaket menutupi leherku. Menyesal juga tadi tak kuterima saja syal pinjaman dari Heru. Aku kuatir tubuhku akan terlihat makin gemuk, dan menolak penghangat leher itu begitu saja. Sekarang akibatnya udara dingin itu menusuk-nusuk masuk melalui leherku. Begitu melihat pintu berputar tempatku bekerja, ak
  • Cerita Pendek / Serial : I Wanna Be Emak / Cerpen Remaja / Cerpen Keluarga /
    26 Mar 2016

    Mendung Di Wajah Kakak

    Aku mengeluh dalam hati saat mobil berbelok dan terhenti. Macet. Cukup panjang pula. Aku menghela napas lagi, tidak tahu harus melakukan apa kalau sudah seperti ini. Tak mungkin berbelok atau memutar mengambil jalan lain. Jalan ini terlalu sempit dan dari arah berlawanan pun sama macetnya. Mau tak mau mobilku hanya bisa berjalan mengikuti antrian kemacetan itu. Suara teman-teman Kakak, panggilan sayang untuk putriku, yang sedang berbincang membuatku tersenyum. Mataku melirik mereka. Untunglah aku tak sendirian. Mendengarkan mereka berbincang, bercanda bahkan tertawa-tawa seperti itu membuatku ikut terhibur. Tapi mendadak Kakak terdiam sesaat setelah ia tergelak karena candaan temannya. Ia memandang keluar jendela mobil seperti orang kaget. Dengan perasaan tak enak aku kembali melihat ke b
  • Cerita Pendek /
    29 Apr 2015

    Cerita tentang seorang Nenek: Jangan Lihat Penampilan!

    Setiap kali pulang kerja di sore hari, aku terbiasa memelankan kecepatan motor. Lalu menikmati jalan kecil yang sedikit padat di sore hari itu dengan melirik tepiannya. Mencari-cari jajanan untuk dibawa pulang. Paling tidak membuat putri kecilku yang akan datang menyambut tersenyum senang melihat bawaan khusus untuknya. Masih satu belokan jalan lagi, ketika mataku tertumbuk pada gerobak bakso. Ah, itu saja. Bakso kan kegemaran putriku. Stang motorpun kubelokkan dan berhenti tepat di sisi gerobak. Aroma bumbu bakso yang khas menyambut hidungku ketika aku melepas helm. Perutku langsung mengirim sinyal kelaparan ke otak dalam beberapa detik. Hm… rasanya tak cukup hanya membeli satu porsi. Kalau aromanya saja sesedap ini, pasti rasanya juga enak.  “Bang, lima porsi. Bu
  • Cerita Pendek /
    5 Dec 2011

    Janda Cantik di Sarang Bandit (Cinta Satu Paket)

    Kemal, baru saja pindah dari rumah orangtua. Pria berusia 29 tahun yang bekerja sebagai seorang Penyiar Berita. Wajah Kemal tampan, cerdas, gagah, sangat suka olahraga tapi cuek setengah mati dengan hidupnya, sangat memandang remeh wanita apalagi yang mengejar-ngejarnya. Dia tidur setiap kali pulang dari siaran pagi dan kebiasaan ini cukup mengganggu ibunya. Kemal juga tak suka dijodoh-jodohin dan berkali-kali ia berhasil membuat calon-calonnya lari setelah pertemuan. Karena lelah ditanya terus mengenai jodohnya, Kemal memilih pindah dan tinggal mengontrak di sebuah komplek perumahan. Ia ingin menikmati hidupnya menghindari Ayah yang selalu menyindir mengenai jodoh dan Ibu yang selalu mengomelinya karena kebiasaan kebiasaan hidup yang menurut ibu tidak baik. Ria seorang janda cantik berus
  • Cerita Pendek /
    29 Nov 2011

    Fira The Explorer

    Namaku Fira, usiaku 1,5 tahun, anak ketiga Mama Iin dan Ayah Ajid. Si Keras kepala yang hobi nempeeeeeel terus sama mama. Bagi Fira, Mama kaulah segalanya, tapi itu duluuu, sekarang semua berubah. Fira memang masih suka makan apa aja, mencoba apa aja. tapi yang fira suka adalah sesuatu yang manis, walaupun pernah dikerjain sama Mama dan kakak Cindy dikasih makan strawberry asem dan Fira tetap berhasil menghabiskannya dengan sukses diiringi kernyitan mama dan kakak Cindy yang keaseman padahal cuma ngeliatin. Bagi Fira ikut ambil bagian setiap kali makan malam keluarga adalah hal yang mengenyangkan dan menyenangkan, mencomot ayam goreng kakak Cindy, mengaduk es buah Mama dengan tangan, berebut bakso Abang Eza atau ikut menyendok sayur ayah sampe tumpah. Hmmm, nikmat! Asyik banget denger jer

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia