Catatan Bunda Iin

  • Pendidikan / Parenting /
    10 Mar 2017

    Permainan Yang Mematikan

    Belakangan ponsel saya dibanjiri video anak-anak yang sedang bermain Skip Challenge. Banyak orangtua bertanya cara mencegah anak-anak mereka bermain permainan berbahaya itu. Padahal saya sendiri sudah tahu soal permainan sejak bulan Oktober 2016, ketika dilakukan oleh teman dari salah satu anak saya. Saat itu, beberapa orangtua sampai harus datang ke sekolah dan hampir semuanya meminta agar pihak sekolah mengawasi anak-anak dengan lebih tegas. Untungnya pihak sekolah memang sangat tegas, bahkan sampai menerapkan aturan baru yang sebenarnya menambah tugas para guru di sekolah tapi mengurangi kekuatiran orangtua. Saya tak menyangka kalau permainan ini ternyata telah menyebar, hingga dibuat video viral. Video itu sebenarnya bagai dua mata pisau, yang satu karena bisa membuat mata para guru
  • Parenting / Gaya Hidup /
    19 Feb 2017

    Ekspresikan Diri Dengan Sepatu!

      Beberapa tahun terakhir ini saya baru menyadari satu hal, saya sangat suka sepatu. Kalau beli sepatu, saya bisa membeli beberapa pasang sekaligus. Untuk hobi yang satu ini, saya rela menabung dan bekerja lebih keras untuk bisa membeli sendiri. Dalam keseharian pun saya lebih banyak memakai sepatu daripada sandal. Kaki itu adalah bagian dari aurat wajib yang harus ditutupi dengan baik dan sempurna. Tapi kalau keseringan belanja sepatu, waaaah niat menabung bisa gagal total. Karena itu, saya lebih suka tidak pernah melewati atau pergi ke toko sepatu. Lebih baik tidak usah, daripada harus susah payah menekan ego untuk belanja. Kecuali ada anggarannya, atau memang saya merasa perlu mencari pengganti sepatu yang sudah rusak atau berganti pemilik, barulah sepatu baru siap dicari. Bagi
  • Cerita Pendek /
    26 Dec 2016

    Ibuku Hanya Seorang Guru

    Lembaran kertas berukuran A4 di hadapanku sudah selesai kubaca. Sahabatku Dion tampak harap-harap cemas menunggu pendapatku. Kuangkat wajah dan mengangguk. “Sudah, sudah bagus. Bagus banget malah.” “Ah, syukurlah, Mi. Gue gak peduli menang atau engga, yang penting ga malu-maluin Enyak gue,” ujar Dion seraya mengambil lembaran itu dan memasukkannya dalam map. “Tulisan lo keren kok, Yon. Enyak lo pasti bangga anak badungnya bisa nulis sekeren itu,” godaku. Dion terkekeh-kekeh. “Lo juga suka gue kan? Badung tapi keren.” “Jijaaay!!!” Bola kertas yang tadi berada di atas mejaku melayang terbang menuju Dion. Sayang, orang yang kutuju itu sudah lari ke luar kelas. Hanya suara tawanya yang masih terdengar membahana di teras kelas. Menj
  • Gaya Hidup / Pendidikan / Parenting / Psikologi /
    13 Oct 2015

    Parenting : P R I V A S I

    Suatu kali, Kakak bertanya pada saya “Mak, why do you trust me?” Spontan saya menjawab. “Because you trust me.” Kakak tertawa dan menganggap jawaban itu hanyalah candaan seperti biasa. Apalagi terdengar seperti syair lagu. Maka saya pun balik bertanya, “Then why don’t you lie to me?” “Because you never lie to me,” jawab Kakak cepat. Kali ini kami sama-sama tertawa. Tertawa karena ini jadi benar-benar seperti sebuah syair lagu. Tapi sesungguhnya, saya merasakan inilah buah dari kerja keras selama ini. Meletakkan kepercayaan sebagai dasar hubungan antara saya dengan si putri pertama adalah target penting pertama dalam hidup seorang Emak seperti saya. Hubungan kami memang tak seperti kebanyakan ibu dan anak lain. Di lingkungan sosial kam
  • Serial : I Wanna Be Emak /
    4 Apr 2012

    Emak Gak Gaul

    Emak gak gaul! Yaah, itu istilah anak-anak di rumah Emak. Pertanyaan atau pernyataan yang terang-terangan mempertanyakan kredibilitas Emak sebagai Ibu mengikuti pergaulan zaman sekarang atau nggak. Jelas Emak gak maulah dikatakan gak gaul. “Emak nih gak gaul, itu tuh shuffle dance yang gini ni.” Lalu kakak, anak pertama Emak menirukan gaya penari di televisi saat Emak bertanya dia nonton apa. Kepala Emak sibuk mengikuti gerakannya yang terlihat sederhana tapi ketika dicoba… Gak Emak gak bisa!! Bahkan dibantu instruktur kecilnya yang lain, abang dan ade yang baru berusia 3 tahun yang juga sudah pandai menari tarian aneh itu. “Udah ah! Tarian apa itu? Ga ada seninya!” naaah ujung-ujungnya berkelitlah si Emak seperti itu. Ye, Masa Emak dikalahin anak?? Tapi keti

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia