Catatan Bunda Iin

  • Sastra / Puisi /
    2 Mar 2017

    Gadis Kecil Dari Masa Lalu

    Kala ketika sendiri… Ada  saat dimana aku terkenang sesuatu Dada terasa berat, nafas terasa tersendat Sosok gadis kecil itu, dari masa lalu Kutarik nafas dalam-dalam, mengenang hari-hari yang dilewati gadis kecil itu   Ia takut, tapi tak pernah sebutkan Ia kuatir, tapi tak pernah berkata Ia gentar, tapi tak pernah gemetar Semua ia sembunyi jauh di dalam sudut hati, berharap tak satupun orang tahu Tiada beban kala ia bicara, tersenyum, dan tertawa Gadis kecil pemberani dengan mata besar yang selalu ceria   Tak ada yang tahu… Sendiri ia menangis, sepi ia mendesah Rindu pelukan keluarga, yang entah ada dimana Masalah bagian dari hari-harinya, semua ia selesaikan Bingung landa setiap waktunya, semua ia rasakan Dalam kesendirian, tanpa keluh kesah.   Sampai tub
  • Parenting / Puisi /
    14 Nov 2014

    Tiga Belas Tahun

    Mengingat angka tiga belas, seperti mengingat kilasan hari bukan tahun. Rasanya baru kemarin, menangis histeris bersama Ayah karena diminta menggugurkan kandungan yang telah dinanti selama empat tahun, yang kemudian berganti dengan senyum bahagia karena akhirnya janin itu dipertahankan. Rasanya seperti berkedip mata, mengingat saat pertama kali mengagumi wajah bayi berambut ikal tebal dengan alis mata tebal yang menangis kencang sekali. Aku mengingat saat ia mengucapkan Ayah lebih dulu dibandingkan Mama Aku mengingat langkah-langkah kecilnya untuk pertama kalinya, menggapaiku di atas rumput hijau. Aku mengingat dengan baik saat gadis kecil berambut ikal itu sakit tengah malam, dan aku panik seakan jantung berhenti berdetak. Aku mengingat tangisanku saat keluar dari ruang dokter karena do
  • Puisi /
    22 Dec 2012

    Mother

    I am sorry… If I never with you… always. If I do not listen to you… sometimes If I hurt you… even I don’t realize If I made you tired… even you never say it Thank you… For every love that you give to me… with a thousand ways. For every drop of your sweat, for your support, the spirit you share with me. For all birthday gifts, all appreciations for every new step of my achievement, and every prayer for all my dreams. Remember all of those… makes me have to say “Thanks, Allah, to gave me the best mother in the world” There is no any treasure that can pay for all loves and affections you give for me… nothing, even if I collect all golds in this earth. Your love is too precious… Help me, Mama… With
  • Puisi /
    2 Sep 2012

    Kisah Lelaki Tua

    google Seorang lelaki tua berkisah, Dulu bagai seekor garuda, aku terbang menjelajah dunia, menatap tajam mencari mangsa, memburu setiap anjangsana, menelusuri sudut desa dan kota, meninggalkan jejak di bukit landai dan gunung yang terjal… Dulu seperti sebuah kapal besar, aku berlayar menerobos badai, menembus gulungan ombak, menegakkan tiang-tiang agar tetah kokok menghadapi tantangan yang datang… Dulu bagai beringin, aku tumbuh menjadi batang yang kokoh, tegak berdiri meski angin menusuk menggoyahkan, meski daun-daunku terkoyak, aku tetap kuat tak bergerak. Utuh menunggu dengan congkak… Semua demi ego semata, membuktikan pada dunia…. Bahwa aku ada, bahwa aku kuat, bahwa aku berjaya. Namun, aku lupa… Dunia itu fana, tak ada kekuatan yang abad
  • Puisi /
    2 Sep 2012

    Cinta, Mimpi & Percaya

    Aku temukan… Lewat tatap matamu, kutemukan teduh di mata elang itu Dalam genggam tanganmu, kurasakan tulus di jemari kokoh itu. Aku terjerat… Benang cinta yang kau belitkan di hatiku Aku terikat…. tali kasih yang kau sematkan di dadaku Malam ini… di tengah asa menanti Kuukir namamu di hati, kusebut namamu dalam resah membara… Malam ini… kucari bayangmu di langit hitam, kulukis wajahmu di pelupuk mata… Malam ini… kubuka catatan, kutulis namamu dengan pena jingga… karna aku rindu kamu google Gerimis datang lagi… menguntai setetes ragu Datang mengganggu dalam mimpiku Masihkah setia yang kurajut dalam cintamu, masih utuh menemanimu? Kukirim bisik suara hati, bahwa di sini aku menanti Bersama setia dan rindu, yang akan slalu
  • Puisi /
    30 Aug 2012

    Adikku, Sahabatku

    google Ada sesuatu yang takkan mampu kulupakan tentang dirimu, tentang kebaikan hatimu… Dulu… ketika kita bersama… Engkau adalah suka dalam dukaku, lilin dalam gelapku, tembang dalam sepiku. Keberadaanmu cukup berarti, hingga saat ini walau jarak telah membentang Senyummu, sinar matamu dan kepribadianmu… Melekat erat dalam ingatan, bahwa selamanya dirimu adalah bagian dari hidupku. Ingin kuulur waktu, ‘tuk mendekap bayang masa lalu Kembali merengkuh tawa canda dan peluk mesramu… Berbagi tangis airmata, bertukar impian dan rencana Bertengkar, berdebat, dan bergosip bersama. Ku berharap… di manapun kau berada… Ucapkan Tantangan, pada angin yang bertiup kencang, ketika perahu kuat bergoncang. Ucapkan Yakin, pada bimbang yang datang, ketik
  • Spiritual / Puisi /
    21 Aug 2012

    Kemenangan Sejati

    Kemenangan itu apa sih? Tanda tanya itu selalu terbit di kepalaku setiap kali Lebaran tiba. Jika kemenangan itu berarti puasaku yang full satu bulan, itu tetap tak menjawab pertanyaanku itu. Kemenangan kata Ustad, adalah ketika kau mengisi seluruh hari di bulan Ramadhan dengan amal ibadah yang sebanyak-banyaknya, diakhiri dengan tutupnya puasa sebanyak hari di bulan Ramadhan dan membersihkan hatimu dari dosa-dosa. Tapi… kenapa ada banyak sekali orang yang tidak berpuasa full, apalagi beribadah secara sungguh-sungguh menganggap dirinya sudah ‘menang’ ? Nah itu yang kemudian membuatku heran… Yang aku lihat adalah kemenangan itu diartikan sebagai tanda kita boleh berpesta pora menikmati THR sebebas-bebasnya. Bahkan kalau perlu menyulap kartu kredit dan utang sana sini
  • Puisi /
    11 Jan 2012

    Jatuh Cinta Padamu (Lagi)

    Kekasih…Aku tak pernah tahu arti kata itu, sampai aku kenal kamu Sayang… Aku tak pernah mencurahkannya pada orang lain selain keluargaku Cinta… It is a bullshit, itu anggapanku sampai aku bertemu kamu Kunikahimu karena kau cinta padaku. Kuyakini itu sampai aku hidup bersamamu. Kau beriku segudang pelajaran, tentang hidup, tentang pemahaman, tentang cinta… cinta sejati Cinta sejati yang bukan untukmu, tapi untukku. Sesuatu yang lebih besar darimu dan aku. Cinta Allah pada kita. KarenaNyalah kita bertemu… Karena Allah mencintai kita, ia mempertemukanmu denganku. Dan aku jatuh cinta padamu… Aku mencintaimu karena kau cinta padaku, kau tunjukkan dengan kasih sayang mengurusiku saat aku berkali-kali berjuang untuk hidup. kau cintai aku saat aku terseny
  • Puisi /
    18 Oct 2011

    Sup Cinta

    Kumulai pagi dengan hati gembira Hari ini hari libur, minggu pagi nan ceria Di ruang tengah berkumpul semua Anak-anak bersama suami tercinta Tertawa bercanda bersenda gurau saling menggoda Masing-masing punya cerita selama seminggu, ada suka ada duka Suara anak-anak tumpang tindih tak mau kalah bercerita merebut perhatian ayah dan mama… Aku pergi ke dapur di sebelah ruang keluarga Menyiapkan makan siang untuk kami sekeluarga Sup terenak yang pernah ada, meskipun mungkin karena mereka terpaksa ;) Aku didihkan air untuk merebus daging ayam nantinya Aku siapkan beberapa potong ayam yang sudah diolah sambil meracik bumbu pelengkap nan lezat wangi menggoda Juga menyiapkan sayur-sayuran agar makan lebih lengkap. Kakak datang mau membantu Aku,ditawari mencuci piring dia pun bersedia Sambil

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia