Catatan Bunda Iin

  • Kenangan / Pernikahan / Cerita Pendek /
    27 Jun 2017

    Tiket Pesawat Terakhir

    “Sudah dipesan, Mas?” tanya Anisa tepat setelah ia melihat suaminya selesai makan. Reno melirik dan menggeleng tak peduli. “Kok belum? Nanti kehabisan. Harus dibooking dari sekarang,” dengan nada sabar, Anisa kembali mengingatkan. Tapi Reno tak bergeming. Terlihat jelas keengganan di matanya. “Mas gak mau pulang ya?” tebak Anisa lagi. “Hmm… Entahlah, aku malas menjawab pertanyaan-pertanyaan saudara-saudaraku, Neng.” Anita terdiam. Ia paham maksud suaminya. Bahkan kalau dipikir-pikir, dialah yang paling sedih tiap kali mendengar pertanyaan itu. Meski dilempar dengan candaan, pertanyaan itu justru semakin mengingatkan mereka pada sesuatu yang sampai sekarang belum didapatkan. “Aku udah bilang ke Ibu kalau kita belum tentu pulang t
  • Cerita Pendek / Cerita Umum / Pernikahan /
    22 Jul 2016

    Airmata Yang Tak Menetes

    Sudah lama sejak ia datang tadi sore, duduk di ruang tamu sendirian setelah sholat magrib. Tak ada yang aneh. Seperti biasanya, ia duduk di situ sambil menunggu waktu Isya’ tiba. Hari ini juga sama. Aku membiarkannya, sama seperti biasa. Anak-anak mendekatinya, mengajaknya bicara dan melaporkan kegiatan mereka. Dan ia menyahutinya dengan sabar, sesekali mengangguk, mengiyakan lalu memberikan pujian.  Tapi… wajah itu berbeda. Aku tahu ada yang salah. Tapi aku juga tahu, kami telah sepakat dalam satu hal. Ada hal yang bisa dibicarakan bersama atau di depan anak-anak, ada yang tidak. Kali ini, pasti tidak karena berulang kali matanya bertemu dengan mataku, sesaat sebelum berpaling dan memasang senyum tipis. “Makan sekarang?” tanyaku. Ia mengangguk, dan balik
  • Cerita Pendek / Pernikahan / Gaya Hidup /
    28 Dec 2015

    JANDA

    “Jangan pernah mengucapkan kata-kata itu!” Tyas mengangkat wajahnya, menatap sahabatnya yang duduk di hadapannya. Gelas yang hampir sampai di mulut Tyas terhenti di udara, sebelum akhirnya ia letakkan kembali ke atas meja. Wajah Nola sudah berubah. Tak ada lagi senyum  apalagi tawa di sudut bibirnya yang biasa melengkung dengan cantik itu. Ia pasti marah. Tiap kali Tyas berkata ingin bercerai dengan suaminya, Nola selalu seperti itu. Ia akan mendengarkan semua keluhan Tyas tentang suaminya, ia juga akan tetap diam dan terus begitu sampai airmata Tyas akhirnya menetes. Saat itulah, Nola akan memeluk Tyas masih tanpa berkata apa-apa. Hanya saja, Nola akan berubah marah setiap kali Tyas mengucapkan keinginannya itu. “Jangan bercerai! Jangan pernah menjadi janda, Yas! J
  • Pernikahan /
    13 Jun 2015

    10 TIPS AGAR PERNIKAHAN SESUAI HARAPAN

    Setelah beberapa tahun menikah, beberapa pasangan akan mulai mempertanyakan kembali beberapa hal. Seperti ‘apakah pernikahan seperti ini yang kuinginkan?’ atau, ‘Inikah pernikahan yang kurencanakan?’ dan atau, ‘apakah aku bahagia dengan pernikahan ini?’ Saat menikah, semua orang pasti menginginkan kebahagiaan. Kebahagiaan yang jenisnya tentu berbeda bagi setiap orang. Ada yang menargetkan hidup dalam pernikahan dimana ia tak lagi memusingkan soal keuangan, atau hidup dengan pasangan yang setia meskipun dalam keadaan apapun. Apapun harapan itu, semua selalu bertujuan untuk bisa menjadi seseorang yang bahagia dan pernikahan adalah salah satu cara untuk meraihnya secara utuh. Namun, terkadang harapan tak selalu seindah yang dikhayalkan. Juga tak semudah di
  • Pernikahan / Parenting /
    22 Dec 2014

    9. Manajemen Rumah Tangga

    Ketika berinteraksi dengan teman-teman saya yang berasal dari luar negeri, saya menemukan banyak hal menarik. Tak seperti informasi yang diberikan media selama ini, kalau orang bule itu terbiasa hidup bebas, tidak teratur dan memiliki prinsip mengenai rumah tangga yang berlawanan dengan budaya ketimuran, mereka justru berlaku sebaliknya. Di Amerika sendiri, masih banyak pasangan yang sangat menghargai peran Ibu dan rumah tangga yang dinaungi oleh pernikahan resmi. Saking menghargainya, mereka bahkan memperlakukan rumah tangga selayaknya sebuah usaha yang dijalankan bersama, dengan tanggung jawab tinggi dan manajemen yang terencana baik. Berbeda dengan budaya rumah tangga di Indonesia yang kebanyakan memilih go with the flow, mereka malah mengatur berbagai macam hal dalam rumah tangga sep
  • Pernikahan /
    5 Jul 2014

    Resep Awetnya Pernikahan

    Seringnya saya dan suami ditanya mengenai resep agar pernikahan tetap awet membuat saya akhirnya menuliskannya di sini. Padahal seperti sebutannya resep itu tak selalu harus seperti si pemberi resep. Resep masakan Farah Quinn belum tentu sesuai dengan selera saya, karena lidah dan selera orang kan berbeda-beda. Meski kelihatan enak, belum tentu rasanya cocok dengan saya.   Seperti itulah gambaran resep sebuah pernikahan. Ada yang lebih suka banyak “gula”nya, ada pula yang lebih mengutamakan “garam”nya, tapi banyak juga yang lebih suka rasa yang netral. Itu semua tergantung orang-orang yang menjalaninya masing-masing. Kalau boleh berbagi sedikit resep, mungkin inilah yang bisa saya bagi. Karena pasti sudah banyak sekali yang membahas agar bisa bertahan (duh, ke
  • Psikologi / Pernikahan /
    25 Jan 2014

    Menikah, Bertahan Tapi Tak Bahagia (1)

    Setelah menikah, setiap pasangan pasti memiliki keinginan yang berbeda-beda. Ada yang ingin cepat-cepat merasakan enaknya berbagi dengan pasangan, ada yang ingin cepat memiliki momongan, ada yang ingin melepaskan masa-masa kesendirian tanpa kasih sayang. Tapi semuanya memiliki inti yang sama. Ingin bahagia. Di Indonesia, masih ada nilai-nilai lain yang ikut mempengaruhi kultur masyarakatnya terutama yang sudah berumah tangga. Nilai kekeluargaan yang dekat satu sama lain bahkan setelah menikah. Saat ini kata perceraian masih sangat ditabukan bahkan masih sering dianggap sebagai tindakan yang salah, meskipun dalam agama sendiri bukanlah sesuatu yang diharamkan. Suatu ketika, saya pernah membahas tentang perceraian bersama para keluarga sepuh yang berpengalaman. Dari mereka, justru timbul ke
  • Pernikahan /
    23 Jan 2014

    Memilih Pasangan

    Setiap kali usia bertambah, baik untuk perempuan ataupun laki-laki, ada periode-periode yang harus dilewati. Masa kanak-kanak, remaja hingga memilih pasangan untuk membangun keluarga. Keluarga yang diharapkan akan menurunkan kebaikan-kebaikan bagi sekitarnya, tak hanya bagi dirinya sendiri. Tapi tak semua orang menjalani proses itu dengan mudah. Memilih pasangan tidak semudah memilih pakaian yang begitu terasa enak dipandang dan nyaman dipakai akan langsung dibeli. Atau menjalani kehidupan seperti menonton film drama yang bisa ditentukan ending-nya akan berakhir bahagia atau sedih. Sebagai manusia, ada beberapa hal yang ditentukan Yang Maha Kuasa. Jodoh, rezeki, kelahiran dan kematian adalah rahasia yang takkan pernah bisa diduga. Ada yang bilang memilih jodoh itu bagai berjudi. Salah pil
  • Pernikahan /
    10 Oct 2012

    Quality Time

      Dalam sebuah keluarga, penting bagi setiap anggota keluarga untuk saling membangun hubungan yang erat baik secara emosi maupun fisik. Ada banyak cara untuk membangun hubungan tersebut dan biasanya waktu yang dihabiskan untuk membangun hubungan tersebut disebut dengan quality time. Namun pada praktek yang sebenarnya, masih banyak yang mengira bahwa untuk melakukan quality time itu dihabiskan dengan cara bersenang-senang tanpa memahami maksud sesungguhnya. Akhirnya hasil yang diharapkan dari quality time itu tidak maksimal, bahkan terkadang justru menjadi bumerang, bahwa hubungan yang terjalin baik hanya berlangsung ketika sedang bersenang-senang saja. Memang untuk menghasilkan hubungan yang baik, quality time harus dilakukan ketika perasaan sedang baik dan suasana kondusif agar bi
  • Pernikahan /
    23 Sep 2011

    Guru komunikasi terbaik

    Bagi sebagian orang berkomunikasi adalah hal mudah. Kita mengenal begitu banyak media komunikasi bahkan melakukannya hampir setiap hari. Tetapi berbeda dengan komunikasi yang akan kutuangkan dalam tulisan ini, komunikasi dalam rumah tangga secara verbal maupun tulisan ternyata tak semudah mengatakannya. Tak mudah melakukannya karena harus ada saling pengertian dan pemahaman mengenai karakter pasangan. Rumah tangga adalah urusan dua hati yang berbeda karakter dan watak, keinginan yang berbeda dan berbagai masalah pelik yang mewarnainya. Maka berkomunikasi dalam rumah tangga sungguh berbeda saat kita berkomunikasi dengan sahabat ataupun orangtua. Itulah sebabnya jangan heran ada orang yang lebih mudah berbicara dari hati ke hati dengan sahabatnya dibandingkan pasangannya. Aku ingin membagi

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia