Catatan Bunda Iin

  • Cerita Pendek /
    17 Oct 2011

    Tak Bisa Memilih Ayah

    Berat langkahku menuju sekolah hari ini. Sekolah bukan lagi tempat yang menyenangkan bagiku, bukan lagi tempat dimana aku bisa menunjukkan prestasiku, bukan lagi tempat yang membuatku merasa diterima.Bagiku sekarang sekolah hanya tempat dimana aku selalu mengalami tekanan batin. Aku lelah menghadapi cibiran, ejekan bahkan sesekali sindiran dari teman-temanku sendiri. Aku tak mau dipandang dengan tatapan kasihan dan penuh selidik dari para guru yang mengajarku. Mereka melupakan segala yang kuukir selama ini di sekolah. Mereka tak lagi melihat prestasiku yang bagus, mereka tak mengingat lagi aku bisa menjadi teman yang baik, hanya karena satu kali kehadiran ayahku di sekolah. Ayahku seorang pria setengah baya yang baik hati dan sangat menyayangiku, satu-satunya kekurangan ayahku hanyalah ia
  • Cerita Pendek /
    7 Oct 2011

    Kisah inspirasi untuk para istri dan suami

    Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki : Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka. Ketika men
  • Cerita Pendek /
    26 Sep 2011

    Arti Ayah untuk seorang Gadis kecil

    Aku mendapatkan dari status facebook dan terusterang ini membuatku terharu. Seharusnya kisah ini dalam bahasa Inggris tetapi aku lebih suka mengartikannya dalam bahasa kita, karena putriku harus ikut membacanya agar ia tahu betapa beruntungnya ia masih memiliki ayah. Gadis kecil itu sedang bersiap-siap ke sekolah, ia menghabiskan sarapan paginya penuh semangat. Hari ini adalah hari dimana ia harus berbicara tentang ayah. Ibu kelihatan kuatir karena tahu apa yang hadapi putrinya nanti. Ia berbisik agar si kecil yang ceria tak usah masuk sekolah saja hari ini, tetapi si anak berkuncir dua itu hanya tertawa dan berkata ini’”ini kesempatan memberitahu teman-temanku siapa sebenarnya ayahku, ibu” Mereka tiba di ruang pertemuan sekolah. Ruangan itu ramai dengan para ayah yang m

KONTAK

BUNDA IIN AJID

Blogger, Istri Aa Ajid, Emak si Trio - Kakak (15), Abang (12) & Adek (8). 

Mau baca tulisan yang lain? Cek blog lainnya: Iinajid.comDiarybundaiin dan Ruang Cerita

Tulisan Terbaru

Komentar

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia