Catatan Bunda Iin

Pasar Ramadhan, Hadir Untuk Semua

27 Jun 2017 - 18:12 WIB

Setiap tahun Pasar Ramadhan menjadi event tahunan yang rutin hadir di bulan puasa. Awalnya Pasar Ramadhan digunakan sebagai ajang jual beli untuk mencari takjil atau makanan berbuka puasa bagi umat Islam.

Tapi seiring dengan perkembangan zaman, budaya telah mengubah fungsi Pasar Ramadhan menjadi lebih luas dan semakin bervariasi. Di beberapa daerah di Indonesia, Pasar Ramadhan digunakan Pemerintah Daerah sebagai ajang untuk berkontribusi dan berkomunikasi dengan masyarakat lokal seperti mengadakan bazaar bahan pokok murah, berbagi dengan kaum fakir miskin atau anak yatim, mengadakan lomba-lomba menyambut Ramadhan dan Lebaran, dan lain sebagainya.

Pasar Ramadhan hadir hanya di bulan Ramadhan. Di beberapa daerah, Pasar Ramadhan juga menghadirkan aneka takjil legendaris. Beberapa jenis takjil ini pun hanya hadir di saat bulan puasa saja. Tidak heran kalau Pasar Ramadhan menjadi ajang mencari takjil legendaris. Selain menjadi ciri khas daerahnya, takjil legendaris juga untuk mengenang saat-saat berpuasa yang biasanya identik dengan kebiasaan dalam keluarga.

Salah satu fungsi utama Pasar Ramadhan sebagai wisata kuliner bagi para penikmat makanan. Bukan hanya sekedar takjil yang biasanya didominasi makanan kecil yang manis-manis, tapi kini juga termasuk makanan utama dan tergolong berat. Hal ini terjadi karena semakin banyak pasangan yang memilih untuk mencari makanan siap saji yang praktis untuk berbuka puasa dan kalau perlu sekalian untuk sahur.

Tidak hanya menyediakan beragam jenis makanan baik makanan pembuka dan juga utama, Pasar Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai ajangnya bazaar murah. Apalagi menyambut Lebaran yang akan datang, harga berbagai keperluan pendukung akan mengalami peningkatan tajam. Biasanya keperluan pokok rumah tangga seperti beras, minyak goreng dan gula yang ditawarkan dengan harga miring di bazaar murah tersebut.

Meski hanya hadir setahun sekali, tapi Pasar Ramadhan dengan fungsinya yang semakin bervariasi telah menarik minat para pedagang dadakan. Banyak orang yang beralih profesi sejenak menjadi pedagang selama satu bulan demi meraup berkah rezeki di Pasar Ramadhan. Cukup dengan dagangan makanan atau minuman yang murah meriah, sedikit ruang di Pasar Ramadhan maka pedagang sudah siap meraup berkah.

Pasar Ramadhan tidak hanya mampu membuat para pembeli berdatangan, tapi juga memunculkan para pedagang yang memiliki berbagai inovasi terbaik untuk menjual.

Karena hadir di siang hingga sore hari, Pasar Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai tempat ngabuburit asyik bagi kaum muslim. Sambil mencari takjil atau makanan, mereka yang sedang berpuasa bisa melewatkan waktu hingga saat berbuka puasa tiba. Itu sebabnya, hampir di setiap Pasar Ramadhan yang diadakan, kemacetan kerap terjadi.

Walaupun fungsinya dihadrkan untuk menjawab kebutuhan umat Islam, tapi Pasar Ramadhan kini juga dinikmati oleh penganut lintas agama. Keseruan mencari makanan enak atau mengenal beragam kuliner baru hasil inovasi pedagang menjadi daya tarik tersendiri bagi semua orang, apapun agamanya.

Bahkan di negeri tetangga, Malaysia, Pasar Ramadhan menjadi salah satu daya tarik utama untuk menarik wisatawan asing. Pasar Ramadhan yang identik dengan aneka kuliner dan barang-barang murah berhasil membuat Malaysia menjadi salah satu daerah tujuan wisatawan di bulan Ramadhan. Karena itu, sebelum bulan Ramadhan tiba, Malaysia telah gencar menginformasikan berbagai Pasar Ramadhan yang akan diadakan melalui iklan-iklan wisata.

Pasar Ramadhan memang tempatnya untuk memahami betapa beragamnya kehidupan beragama di Indonesia sejak dulu. Meski identik dengan Islam, tapi Pasar Ramadhan dinikmati semua penganut lintas agama bahkan wisatawan asing yang rata-rata non muslim. Walaupun kemacetan dan masih sering ditemukan banyak makanan atau minuman kadaluwarsa, Pasar Ramadhan tetap tak bisa ditinggalkan begitu saja.

*****


TAGS   Ramadhan / Pasar Ramadhan / Ramadhan 2017 / Serba-serbi Puasa / Bulan Puasa /


Tulisan Terbaru

Komentar

Pustaka Bunda

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia