Catatan Bunda Iin

I Wanna Be “Emak”

1 Apr 2012 - 13:11 WIB

Bulan April adalah bulan istimewa untuk saya. Bulan yang mengingatkan saya betapa indahnya menjadi seorang Ibu, Ya, Ibu Kartini terlahir di bulan ini, di bulan yang sama dengan kelahiran saya sekaligus putri saya, anak terakhir yang diizinkan lahir dari rahim saya.

Berbeda dengan segala jenis pekerjaan di muka bumi, menjadi Ibu, Bunda atau Emak adalah sesuatu yang istimewa. Hak-hak dan kewajiban-kewajibannya selalu diutamakan dalam setiap aspek kehidupan beragama. Identitas seorang Ibu selalu dihormati sepanjang dan kenangannya akan dibawa oleh setiap jiwa manusia sampai mereka menutup mata.

Melalui seorang tokoh Emak, saya ingin menceritakan tentang berbagai hal menarik seputar kehidupan seorang Istri sekaligus sebagai seorang Ibu muda yang bisa diambil banyak sekali inspirasinya. Emak adalah seorang wanita berumur 30 thn lewat sedikit, dengan tiga orang anak berbeda usia. Anak perempuan yang menjelang masa remajanya, anak laki-laki tunggal yang baru mengenal dunia sekolah dasar, dan yang terkecil si centil batita yang menggemaskan. Sementara tokoh suami Emak yaitu Ayah, adalah seorang lelaki di akhir 40an tahun adalah seorang lelaki sabar dan banyak mengajari Emak tentang kehidupan.

Saya tidak ingin menghadirkan tokoh Ibu yang sempurna. Emak adalah Ibu biasa yang hanya ingin mencoba menjadi sempurna, sayangnya dalam kehidupan nyata menjadi Ibu bukanlah hal yang mudah. Kita akan dibawa dalam situasi dimana Emak merasakan emosi beragam, sok tahu, takut, panik, senang, terharu, bahagia, kecewa, bingung dan sebagainya. Perasaan biasa yang dirasakan semua Ibu “biasa” di dunia.

Sebagian pengalaman tokoh Emak memang saya ambil dari pengalaman hidup sendiri. Namun, ada juga yang menjadi cerita-cerita yang biasa diceritakan teman-teman sesama Ibu. Walaupun kisah ini fiksi, namun semua kisah Emak akan selalu menjadi pelajaran untuk kita bagaimana bersikap saat menghadapi situasi yang sama.

Dan pesan yang ingin saya sampaikan dalam menyusun serial pendek ini hanyalah, apapun yang terjadi, senang atau sedih, keinginan untuk menjadi seorang Ibu bukanlah sekedar menyempurnakan kodrat sebagai wanita, tapi memang berasal dari hati karena menjadi Ibu adalah panggilan jiwa.

Maka Bulan April ini sepanjang empat minggu ke depan, saya akan menulis tentang I Wanna Be Emak - Kisah tentang seorang Ibu dalam menjalani kehidupannya.

*****


TAGS   Ibu / mama / I Wanna Be Emak /


Tulisan Terbaru

Komentar

Pustaka Bunda

ANGGOTA

Blogger Perempuan

Warung Blogger

Blogger Reporter Indonesia