Catatan Bunda Iin

  • Artikel / Sospol /
    15 Aug 2016

    Momen Tujuhbelasan

    Dulu… tujuhbelasan hanyalah sebuah peringatan hari nasional yang biasa saja. Lomba memang ada tapi tak semeriah sekarang. Tidak bervariasi dan sekreatif seperti sekarang. Lombanya standar saja, paling-paling lomba lari, makan kerupuk, bawa kelereng dengan sendok, memasukkan pensil/pena dalam botol dan termewah biasanya lomba panjat pinang. Hadiahnya juga sederhana, satu dua pensil atau sebuah buku sudah cukup memberi rasa bangga. Tapi dulu, anak-anak dan orangtua selalu memberi semangat luar biasa pada para ‘pahlawan’ bangsa yang baru. Mereka yang berjuang di kejuaraan Asia sampai dunia seperti olimpiade selalu didukung dengan luar biasa, walaupun hanya satu-dua medali yang dibawa pulang. Dengan setia, televisi ditongkrongi, dipelototin hingga diteriaki saat kemenangan
  • Gaya Hidup / Artikel / Pendidikan / Parenting /
    11 Aug 2016

    Jika Full Day School Dilaksanakan

    Wacana Full Day School yang dilontarkan oleh Menteri Pendidikan yang baru cukup menghebohkan masyarakat umum. Memang masalah pendidikan hanyalah satu dari sekian banyak masalah penting lainnya yang harus dibenahi, tetapi karena wacana ini berarti mengubah sebuah budaya maka tak heran respon pro dan kontra bermunculan. Untuk memutuskan opini pro atau kontra, kita harus melihat dari berbagai sudut pandang terlebih dahulu. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan Pemerintah ini sebelum memutuskan melakukan perubahan budaya dengan Full Day School. Hal pertama dan utama yang dipertimbangkan adalah anak-anak itu sendiri. Sebagai pelajar dan siswa, anak-anaklah yang akan menjalani program tersebut apabila benar-benar  dilaksanakan.  Sayangnya, setahu saya sebagai pemerhati anak-anak,
  • Gaya Hidup / Cerita Pendek / Psikologi / Parenting /
    27 Jul 2016

    Apa itu Dijewer, Ma?

    “Ma, apa itu dijewer?” Aku termangu mendengar pertanyaan aneh itu keluar dari bibir polos gadis kecilku. Si tujuh tahun yang bercita-cita jadi artis itu. “Loh, emang Ara gak tahu apa itu dijewer?” tanya temanku yang juga sedang menjemput putrinya yang sekelas dengan Mutiara, putriku. Ara menggeleng. Entah apa aku harus merasa senang atau malah sedih. Seumur hidup Ara, aku tak pernah sekalipun menyentuh telinganya dengan kasar. Jangankan menjewer, mencubit atau memukulnya, membentaknya saja aku tak tega. Aku tak pernah mau menggunakan kekerasan untuk mendisiplinkan putriku. Apalagi selama tujuh tahun mengasuh Ara, aku tak pernah kesulitan mencegah atau memintanya melakukan sesuatu. Tentu saja, seperti anak-anak lain, Ara juga sering membantah atau sesekali ngambek.
  • Cerita Pendek / Cerita Umum / Pernikahan /
    22 Jul 2016

    Airmata Yang Tak Menetes

    Sudah lama sejak ia datang tadi sore, duduk di ruang tamu sendirian setelah sholat magrib. Tak ada yang aneh. Seperti biasanya, ia duduk di situ sambil menunggu waktu Isya’ tiba. Hari ini juga sama. Aku membiarkannya, sama seperti biasa. Anak-anak mendekatinya, mengajaknya bicara dan melaporkan kegiatan mereka. Dan ia menyahutinya dengan sabar, sesekali mengangguk, mengiyakan lalu memberikan pujian.  Tapi… wajah itu berbeda. Aku tahu ada yang salah. Tapi aku juga tahu, kami telah sepakat dalam satu hal. Ada hal yang bisa dibicarakan bersama atau di depan anak-anak, ada yang tidak. Kali ini, pasti tidak karena berulang kali matanya bertemu dengan mataku, sesaat sebelum berpaling dan memasang senyum tipis. “Makan sekarang?” tanyaku. Ia mengangguk, dan balik
  • Gaya Hidup / Psikologi / Pendidikan / Parenting /
    17 Jul 2016

    Persiapan Hari Pertama Masuk Sekolah

    Besok hari pertama masuk sekolah. Tapi tidak buat dua anak saya karena hari Sabtu kemarin mereka telah masuk sekolah. Tepatnya untuk memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah mereka yang baru. Di hari pertama itu, saya dan suami harus berbagi tugas. Saya mengawal si putra dan suami mengantar si putri. Sebenarnya bukan kebiasaan kami berdua ikut-ikutan menunggui anak-anak di sekolah. Tapi karena hari Sabtu, dan ada saran dari pihak sekolah untuk mendampingi mereka serta melengkapi beberapa berkas, maka kami melakukannya. Tapi, karena si putri sudah masuk sekolah menengah dan diantar oleh Ayahnya, saya mewanti-wanti sang Ayah untuk hanya mendampingi dari jauh. “Biarkan dia masuk sendiri! Biarkan dia menemukan kelompok kelasnya sendiri! Biarkan dia yang mendekati Ayah kalau dia yang p
  • Pendidikan /
    16 Jun 2016

    Laporan : Kisruh PPDB, Salah Siapa?

    Hari Rabu pagi, setelah sholat Shubuh, saya putuskan untuk mendaftarkan putri pertama sebagai salah satu calon peserta didik baru untuk SMU secara online. Alhamdulillah dalam sekejap saja, prosesnya selesai. Semua data sesuai dengan Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan Hasil Ujian Nasional. Sesuai dengan proses pelaksanaan, paginya saya berencana untuk memverifikasi di salah satu sekolah menengah yang menjadi pilihan Kakak, putri saya. Saya mengajak putri saya sekalian untuk menunjukkan sekolah yang ia pilih.  Ternyata saat datang, sudah terjadi beberapa kesalahpahaman yang tidak mengenakkan. Dalam keterangan di website disebutkan bahwa pendaftar hanya perlu membawa satu fotokopi Akte Kelahiran, fotokopi Kartu Keluarga beserta dokumen asli untuk diperlihatkan dan Bukti Asli Pendaf
  • Pendidikan / Parenting /
    14 Jun 2016

    Kontroversi Ujian Nasional

    Setiap anak adalah seorang manusia dengan kepribadian yang berbeda, unik dan tak sama satu sama lain. Setiap anak merupakan kombinasi karakter yang terbentuk dari keturunan kedua orangtuanya, lingkungan dan tempat ia dibesarkan. Keunikan itu membuat setiap anak seharusnya diperlakukan tidak sama, tapi disesuaikan dengan kebutuhannya. Seperti yang sama-sama kita ketahui, anak-anak harus melalui pendidikan untuk menyiapkan diri menjadi pribadi mandiri yang mampu mengurus dirinya nanti. Sayangnya, pendidikan yang mereka lalui belum tentu mampu menjadi sarana yang tepat bagi anak-anak untuk mengembangkan diri. Sistem kurikulum di Indonesia masih mengedepankan pengkotak-kotakan kemampuan anak. Anak-anak dengan kemampuan di bidang-bidang tertentu seperti Matematika, Bahasa Inggris dan IPA diang
  • Psikologi / Pendidikan / Parenting /
    13 May 2016

    Pasca Ujian Nasional, Ujian Mental Orangtua

    Bulan Mei tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya adalah saat ujian Nasional sekolah diadakan. Selain persiapan yang dilakukan sejak hari pertama masuk sekolah tahun ajaran dimulai, banyak faktor pendukung lain yang juga dilakukan oleh semua pihak yang berkaitan. Tak usahlah kita bicara tentang persiapan sebelum ujian, karena sebagian dari anak-anak sudah melewatinya. Tinggal Ujian Akhir Sekolah Berstandar Daerah untuk SD yang baru akan dilaksanakan minggu depan. Sekarang adalah masa setelah ujian berlangsung. Masa penantian baik bagi orangtua maupun anak. Berbeda dengan dulu, saat ini hasil ujian Nasional menentukan benar jalan pendidikan bagi seorang anak. Dengan nilai yang tinggi dan bagus, seorang anak bisa menentukan dengan mudah sekolah yang ia inginkan. Sedangkan mereka yang tidak
  • Kesehatan /
    25 Apr 2016

    Kalau Sakit Datang

    Musim sedang berganti, cuaca tak dapat diprediksi. Belakangan ini cuaca sering kali tidak dapat diduga. Siangnya panas luar biasa, tapi malam hari hujan deras sampai banjir pun datang. Akibatnya, hawa tidak karuan itu menyebabkan penyakit datang dengan mudah. Gangguan pernapasan, demam, pencernaan sampai penyakit kulit adalah beberapa penyakit yang seringkali melanda di saat musim pancaroba begini. Untuk menghadapi berbagai penyakit yang mungkin menyerang di saat seperti ini, perlu persiapan yang baik agar kita tidak menjadi korban dari musim ini. Sebelum hujan sediakanlah payung. Persiapan sebelum mengalami sakit sangat penting. Daripada mengalaminya, lebih baik mencegahnya. Jika tahu kondisi fisik kurang tahan terhadap cuaca seperti sekarang, maka persiapkanlah obat-obatan ringan atau k
  • Artikel / Psikologi /
    8 Apr 2016

    Bayangan Di Balik Nama Besar

    Miris rasanya melihat zaman di mana banyak anak, anggota keluarga bahkan sanak dan kerabat jauh menggunakan nama pejabat tertentu. Padahal ketemu langsung pun mungkin baru sekian tahun sekali, atau bahkan hanya tahu dari namanya saja. Tak sekedar ikut bernaung di bawah nama besar itu, terkadang mereka ikut menikmati fasilitas yang seharusnya digunakan pejabat itu untuk kepentingan melayani masyarakat. Permintaan dengan alasan keluarga si A, teman si B atau saudara si C sudah bukan pelayanan yang aneh di negeri ini. Dari zaman Indonesia baru merdeka, sampai sekarang. Sangat wajar sekali ketika kita membanggakan menjadi keluarga dari seseorang yang ternyata seorang petinggi negeri. Bayangan kemudahan, fasilitas yang menyertai dan kepopuleran langsung muncul bersamaan dengan hal itu. Sesuatu
  • Artikel / Psikologi /
    5 Apr 2016

    Kekerasan Pada Anak

    Seorang anak seharusnya mendapat cinta dan kasih sayang dari orangtua serta orang-orang dewasa di sekitarnya. Namun, tingkat kekerasan pada anak di Indonesia terbilang cukup tinggi. Berdasarkan hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia, setiap harinya ada 17 kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan ke KPAI sepanjang trimester awal tahun 2014.Hampir setiap hari di media massa, selalu ada berita kekerasan yang dilakukan terhadap anak. Kejadiannya juga sudah sangat beragam, bahkan terjadididalam lingkungan rumah hingga di sekolah. Padahallingkungan rumah dan sekolah adalah salah satu lingkungan di mana anak seharusnya dilindungi dan diberikan hak-haknya. Oleh karena itu, perlu kesadaran dari setiap orang untuk mulai memikirkan cara-cara pencegahan kekerasan terhadap anak. Banyak a
  • Cerita Pendek / Sinopsis Film /
    30 Mar 2016

    Descendants of The Sun: Kisah Cinta Diantara Patriotisme & Kemanusiaan

    Untuk pertama kalinya saya mengulas sebuah drama dari kejauhan ya. Bukan berarti saat bekerja seperti sekarang saya melupakan kegiatan favorit khas emak-emak. Hehe… malah asyik. Di sini saya menontonnya tepat di jam tayangnya. Animo masyarakat yang luar biasa membuat drama ini ternyata ditayangkan berkali-kali oleh KBS World di akhir pekan. Di Korea sendiri, koran dan media ramai membahasnya terutama membahas soal ratingnya yang luar biasa, sekitar 30% mengalahkan rating My Love from the Star. Dengar-dengar gosipnya sih beberapa media televisi luar negeri akan membeli hak tayangnya. Berdoalah semoga televisi Indonesia menjadi salah satunya. Meski Korea banget, tapi ini bagus untuk membangun semangat patriotisme dan jiwa penolong tanpa batasan ras. Waah… jadi penasaran kan? K
  • Cerita Pendek / Serial : I Wanna Be Emak / Cerpen Remaja / Cerpen Keluarga /
    26 Mar 2016

    Mendung Di Wajah Kakak

    Aku mengeluh dalam hati saat mobil berbelok dan terhenti. Macet. Cukup panjang pula. Aku menghela napas lagi, tidak tahu harus melakukan apa kalau sudah seperti ini. Tak mungkin berbelok atau memutar mengambil jalan lain. Jalan ini terlalu sempit dan dari arah berlawanan pun sama macetnya. Mau tak mau mobilku hanya bisa berjalan mengikuti antrian kemacetan itu. Suara teman-teman Kakak, panggilan sayang untuk putriku, yang sedang berbincang membuatku tersenyum. Mataku melirik mereka. Untunglah aku tak sendirian. Mendengarkan mereka berbincang, bercanda bahkan tertawa-tawa seperti itu membuatku ikut terhibur. Tapi mendadak Kakak terdiam sesaat setelah ia tergelak karena candaan temannya. Ia memandang keluar jendela mobil seperti orang kaget. Dengan perasaan tak enak aku kembali melihat ke b
  • Letter From Friends /
    15 Mar 2016

    The Land Of Fog (2) : Get Along With The Shocks

    Another letter from our good friend (Peggy)   Dearest My lovely friends, Everyday is much better now… the date has been set up, as soon as the meeting finish and all work acceptable, I am going to return. If you asked me about this town, where should I start? The culture shock is happened everyday and every aspect in my life. Oke, first… here is the town where the elderly always be respected by the younger. The age difference even only 2-3 years will make some space for what the honbae doing to sunbae. The one that ever happen in Indonesia and now getting dissapear. Then… the first time they saw me, they call me Miss…  bcause only the manager knew my age. But after the translator guide explained that I am married and telling my age, some of them looked so
  • Letter From Friends /
    12 Mar 2016

    Report From The Land of Fog : Being The Professional Worker

    Surat dari seseorang untuk orang-orang yang ia sayangi di Jakarta…. (Peggy) To my friends… The coolest day in my life… As usual, I called my children by skype… oh Masya Allah, I missed them so much. More than two weeks after I can’t hold, kiss and talk directly to them. Hari ini masih seperti biasa di sini, kabut, dingin dan orang-orang berkulit terang yang selalu memandang dengan canggung pada hijab. pekerjaan juga masih begitu-begitu saja. No progress. I don’t know what I should do, too tired to think because I don’t even think that this project will have a problem. Bener kata orang, I should have counted what they thought,  not by my culture, but their culture. #sigh. It is really hard, because what they want I can’t make h
  • Cerpen Remaja /
    10 Mar 2016

    IBU PELIT

    Gadis remaja itu memandangi sepasang sepatu berpola merah tua dan krem melingkar. Sebuah tulisan terlihat di bagian samping. Nama merek sepatu itu. Gadis itu menghela napas tapi ia tetap memandanginya. Ia sudah berdiri hampir lima menit di depan etalase tempat sepatu itu terpajang, dan belum bergeming. Ibunya mendekat. Tapi si gadis remaja itu sama sekali tidak menyadari kehadirannya. Melihat tingkah putrinya, ibu mendekatkan wajahnya. Lalu ikut memandang ke arah asal tatapan putrinya terfokus. Ia tersenyum saat menyadarinya. “Kamu mau sepatu itu ya, Neng?” bisiknya di telinga si remaja putri itu. Gadis itu terkejut sedikit, tapi ia hanya tertawa kecil. “Iiih, Ibu! Ngagetin aja!” “Ayo kita tanya harganya!” ajak Ibu sambil menggamit lengan putrinya. &ldq
  • Gaya Hidup /
    17 Feb 2016

    Tayangan Lebay Yang Tak Lagi Menarik

    Suatu kali saat saya mendampingi anak-anak SMP mengunjungi sebuah studio televisi berskala nasional, ada peristiwa menarik perhatian saya. Dari sekitar 100 lebih anak-anak sekolah yang ikut bersama saya, hanya beberapa orang yang mengenal tamu acara dalam program televisi tersebut. Saat mereka bernyanyi pun, anak-anak malah terdiam dan bingung. Yang makin menarik, ketika jeda iklan, salah satu produser televisi mengadakan kuis dadakan seputar acara-acara mereka. Tak satupun anak-anak tersebut bisa menjawabnya. Baru setelah beberapa penonton dari umum lain membisikkannya, mereka pun akhirnya bisa menjawab. Ketika itu, mereka malah tertawa geli sendiri karena menjawabnya dengan acara-acara yang ditayangkan di stasiun televisi luar negeri. Rasa ingin tahu membuat saya pun bertanya pada anak-
  • Artikel / Psikologi / Parenting /
    9 Feb 2016

    Anak dan Dunia Yang Kulindungi

    Belakangan saya melihat kepanikan para orangtua muncul, takut anak-anak mereka mengalami hal-hal mengerikan seperti yang diberitakan di televisi. Beberapa sahabat bahkan meminta tips pada saya bagaimana mengatasi agar mereka bisa melindungi anak-anak mereka. Mereka bahkan meminta diajari caranya dengan detail. Satu yang saya tahu… sekolah menjadi orangtua itu tak ada. Tapi setiap hari, sejak kita menjadi ibu atau ayah, kita sedang belajar sebagai orangtua. Kita akan belajar dari pengalaman pribadi bahkan mungkin dari teman-teman. Tapi pengalaman itu tak selalu sama, dan tak selalu harus kita alami. Pentingnya belajar dari pengalaman itulah, yang membuat saya jarang menulis tentang anak-anak secara ilmiah meski basic pendidikan saya adalah psikologi. Saya lebih suka menuangkan pengal
  • Serial : I Wanna Be Emak / Parenting / Cerpen Remaja / Cerpen Anak /
    30 Jan 2016

    I Wanna Be Emak : Walau Hanya Hobi

    Jemari Emak sibuk menggambar garis-garis simetris membentuk gambar infografis yang ia mau. Walaupun tampak jelek, Emak tak peduli. Ia hanya ingin memberi gambaran kepada Ningsih dan Fadil, dua karyawan baru di bagian creative yang sedang di-trainingnya. “Nanti kamu kasih shadingnya di sini, di sini dan di sini,” kata Emak sambil terus menggambar. “Terus gimana caranya saya buat kotak ini supaya ngelipat gitu, Bun?” tanya Fadil. Kali ini Ningsih yang menjawab, “ya tinggal diwarp aja kan, Bun?” Emak hanya mengangguk kecil. Lalu setelah selesai, Fadil mengambil alih tempat duduknya dan Emak berdiri di belakang. Sesekali ia memberi instruksi dengan menunjuk layar berukuran 14 inch itu. Sesekali Ningsih dan Fadil bertanya, terkadang Emak yang menjawab,
  • Gaya Hidup / Daerah / Travel /
    25 Jan 2016

    Saat Emak Piknik Ke Bandung

    Setelah berbincang-bincang membahas soal piknik yang diperlukan seorang emak, tiba-tiba salah satu sahabat emak melontarkan ide. How about if we try it? Tarik ulur rencana pun dimulai. Sejak dua bulan terakhir, ide berawal dari candaan itu mulai berkembang. Tiap kali ada masalah anak-anak dan salah satu teman berbagi, saat itulah ide piknik itu muncul. Dan pada akhirnya… justru tanpa rencana yang lama, kami melakukannya. Tapi namanya juga emak-emak, tiada waktu tanpa tanggung jawab. Kami pun berencana sekalian melakukan survey untuk acara gathering emak-emak bersama putra-putrinya nanti.

Kontak

Tulisan Terbaru

Komentar

Kategori

Pustaka Bunda